Artikel


  • Dwi Suci Hartini
  • 14 Agustus 2018 - 15:53:01

Anugerah IPTEK 2018

DIY Peringkat 1 Anugerah IPTEK 2018

Penulis: Dwi Suci Hartini

 

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional atau Hakteknas diperingati setiap tanggal 10 Agustus. Awal mula peringatan hari besar ini ditandai oleh penerbangan perdana pesawat terbang hasil karya anak bangsa, N-250 Gatotkaca pada tanggal 10 Agustus 1995 di Bandung. Pesawat ini menjadi tonggak tumbuhnya Iptek di negara kita. Hari Puncak Peringatan Hakteknas ke-23 yang dipusatkan di Kota Pekanbaru dengan tema Inovasi untuk Kemandirian Pangan dan Energi dan sub tema : Sektor Pangan dan Energi di Era Revolusi Industri 4.0.

Peringatan ini menjadi sangat istimewa, mengingat bahwa selama 23 tahun diperingati sejak 1995, inilah pertama kalinya Hakteknas diselenggarakan di Pulau Sumatera. Pemilihan Riau sebagai tuan rumah sesuai dengan predikat Riau sebagai salah satu lumbung energi nasional dan penyangga utama kebutuhan pangan di Pulau Sumatera. Hadir sebagai tamu kehormatan Presiden Republik Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie yang juga dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia. Selanjutnya Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-23 Tahun 2018 dilaksanakan untuk memberikan apresiasi sekaligus evaluasi bagi pencapaian seluruh aktivitas di daerah dalam memanfaatkan segala potensi yang dimiliki dengan mengoptimalkan ekosisten, potensi dan berbagai hasil iptek dan inovasi untuk menciptakan daya saing dan kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memberikan penghargaan kepada para aktor inovasi (quadruple helix), yang terdiri dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, industri dan masyarakat pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-23 yang diselenggarakan Jum’at 10 Agustus 2018 di  Komplek Gubernur Provinsi Riau, Pekanbaru. Penghargaan ini untuk mengapresiasi dedikasi dan prestasi seluruh komponen bangsa yang telah mengembangkan iptek dan inovasi demi peningkatan kesejahteraan, daya saing dan kemandirian bangsa. Apresiasi Anugerah Iptek dan Inovasi secara berkesinambungan diharapkan akan mendorong peningkatan kemampuan Iptek, yang diikuti dengan penguatan inovasi nasional untuk mewujudkan kemandirian dan daya saing bangsa; membangun iklim kondusif bagi penguatan inovasi sebagai outcome dari riset, peningkatan nilai tambah ekonomi dan sosial secara berkelanjutan; dan mendorongan kolaborasi dan sinergi antar aktor inovasi.

Salah satu bentuk penghargaan untuk mengapresiasi pengembangan iptek dan inovasi di daerah adalah Anugerah Iptek Budhipura. Anugerah ini diberikan kepada Pemerintah Provinsi sebagai apresiasi atas prestasi dalam penguatan sistem inovasi di wilayahnya. dalam pembinaan kabupaten dan kota, baik dalam bentuk kebijakan, fasilitasi sumber daya, maupun penciptaan iklim kondusif bagi pengembangan dan penguatan inovasi pada kabupaten dan kota, sehingga dapat dihasilkan inovasi dengan nilai tambah, dalam bentuk komersial, ekonomi maupun sosial-budaya sehingga berdampak kepada peningkatan daya saing dan kesejahteraaan masyarakat yang  tinggi dan berkelanjutan.

Pelaksanaan penilaian Anugerah Iptek Inovasi Tahun 2018 dilakukan melalui 2 (dua) tahapan utama. Tahap pertama dilaksanakan dengan mengisi/menginput Indikator/Atribut/Kuisioner melalui sistem aplikasi IDSD (Indeks Daya Saing Daerah) berbasis web di alamat http://indeks.inovasi.ristekdikti.go.id. Setelah masa pengisian selesai kemudian dilakukan verifikasi atas seluruh jawaban oleh tim verifikasi. Selanjutnya system secara otomatis akan melakukan perhitungan indeks dan hasilnya akan didapatkan skor  indeks untuk setiap komponen IDSD baik dimensi, pilar, aspek/faktor maupun skor  IDSD total. Tahap kedua, terhadap peserta/daerah dengan skor IDSD 5 besar tertinggi akan dipanggil untuk melakukan presentasi dan pendalaman oleh dewan juri khususnya terhadap perkembangan dan kontribusi sistem Inovasi dalam kontribusinya meningkatkan kesejahteraan dan daya saing daerah.

Pemenang Anugerah Budhipura untuk mengapresiasi prestasi Pemerintah Daerah Provinsi atas penguatan Sistem Inovasi Daerah yang dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 172/M/KPT/2018 diberikan kepada Pemerintah Daerah sebagaimana tertuang dalam tabel dibawah ini.

Kategori

Urutan Peringkat

Penerima

1

2

3

Budhipura

Peringkat 1

Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta

Peringkat 2

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Peringkat 3

Pemerintah Provinsi Jawa Barat

 

 

Dwi Suci Hartini

Jabatan Perencana Pertama

Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta
(0274)589583, (0274)557418
(0274)562811
(0274)586712
http://bappeda.jogjaprov.go.id
bappeda@jogjaprov.go.id

Kontak Kami

Silahkan Kirim Tanggapan Anda Mengenai Website Ini Atau Sistem Kami Saat Ini. Tanggapan Anda Sangat Membantu Untuk Meningkatkan Pelayanan Kami Kepada Masyarakat.Apabila terdapat kendala dalam menemukan informasi yang dicari dapat mengunjungi halaman FAQ